RI Sesalkan Keputusan AS Hentikan Bantuan untuk Badan Pengungsi Palestina

TARGET24JAMNEWS.COM | JAKARTA – Pemerintah Indonesia, melalui Kementerian Luar Negeri menyesalkan keputusan Amerika Serikat (AS) untuk memutus bantuan terhadap Badan Bantuan dan Pekerja PBB untuk Pengungsi Palestina di Timur Dekat (UNRWA).

“Indonesia menyesalkan keputusan Pemerintah AS, untuk menghentikan kontribusi kepada UNRWA. UNRWA memiliki peran penting dalam memberi bantuan kemanusiaan, kesehatan, dan pendidikan kepada jutaan anak-anak dan perempuan pengungsi Palestina,” kata Kemlu RI dalam sebuah pernyataan yang diterima Sindonews pada Selasa (4/9).

Indonesia, lanjut Kemlu, akan terus berusaha untuk meningkatkan bantuan kepada UNRWA. Selain itu, Indonesia juga akan mengajak dunia internasional untuk meningkatkan kontribusi mereka terhadap badan itu.

“Pemerintah Indonesia bersama masyarakat madani dan filantropis nasional akan terus bekerja sama, meningkatkan kontribusi Indonesia, untuk memberikan bantuan bagi para pengungsi Palestina. Indonesia juga mengajak masyarakat internasional untuk bekerja sama meningkatkan dukungan kepada UNRWA,” ungkapnya.

Seperti diketahui, AS pada Jumat lalu mengumumkan bahwa tidak akan lagi mendukung UNRWA. Juru bicara Kementerian Luar Negeri AS, Heather Nauert mengatakan model bisnis dan praktik fiskal dari UNRWA adalah operasi cacat yang tak dapat ditebus.

Keputusan AS ini mendapat kecaman dari dunia internasional, salah satunya dari Liga Arab. Badan yang berbasis di Kairo, Mesir itu menyebut keputusan AS ini adalah bentuk pemerasan terhadap Palestina. Di mana AS ingin Palestina menghapus isu Yerusalem dalam pembicaraan dengan Israel.

“Washington akan bertanggung jawab atas bahaya besar yang disebabkan oleh keputusan ini terhadap sekitar lima juta pengungsi Palestina yang bergantung pada bantuan badan itu,”(sind/am)

Bagikan berita ini