SAT RESKRIM POLRES TAPSEL CIDUK MANTAN KADES, KARENA AKSI CABUL

TARGET24JAMNEWS.COM  |  PALUTA – Satreskrim Polres Tapanuli Selatan menciduk oknum mantan kepala desa berinisial SS (30), Minggu (14 /10) sekira pukul 02.00 WIB. Warga Padang Bolak, Kabupaten Padang Lawas Utara (Paluta) ini merupakan tersangka pelaku pencabulan terhadap anak di bawah umur yang sempat melarikan diri.

Kapolres Tapsel AKBP M Iqbal SIK Msi melalui Kasat Res­krim Polres Tapsel AKP Ismawansa SIK ketika dikonfirmasi membenarkan tersangka SS adalah mantan kepala desa dan petugas terpaksa melakukan tindakan tegas dan terukur ke arah kaki tersangka dengan tujuan melumpuhkan dan selanjutnya tersangka berhasil di amankan dari dalam gubuk yang berada di sekitaran Desa Arse Jae Dolok, Kecamatan Arse, Kabupaten Tapanuli Selatan.

“Dalam penangkapan tersangka terpaksa dilumpuhkan dengan menembak kakinya karena tersangka SS mencoba lari dan akhirnya ditangkap. Selanjutnya pelaku diboyong ke Mapolres Tapsel untuk proses lebih lanjut,” kata AKP Ismawansa, Senin (15/10).

Masih kata AKP Ismawansa, tersangka melakukan aksinya terhadap korban di rumah korban yang sepi karena orangtuanya sedang pergi. Perbuatan itu terbongkar setelah korban yang masih di bawah umur itu menceritakan kepada orangtuanya.

Mendengar pengakuan itu, orangtua korban tidak terima dan segera membuat pengaduan sesuai dengan Laporan Polisi Nomor: LP/ 245 / IX / 2018 /TAPSEL / SUMUT, tgl 17 September 2018.

AKP Ismawansa juga menuturkan setiap orang dilarang melakukan kekerasan atau ancaman kekerasan, memaksa, melakukan tipu muslihat, serangkaian kebohongan, atau membujuk anak untuk melakukan atau membiarkan dilakukan persetubuhan atau perbuatan cabul.

“Atas perbuatannya, tersangka telah melanggar Pasal 81 subs 82 UU RI Nomor 17 tahun 2016 Tentang Penetapan Peraturan Pemerintah Pengganti UU RI Nomor 1 Tahun 2016 Tentang Perubahan Kedua atas UU Nomor 23 Tahun 2002 tentang Perlindungan Anak dengan ancaman 15 Tahun Penjara,” tutup mantan Kasat Reskrim Polres Binjai itu. (RED/HUM). 

Bagikan berita ini