SATRESKRIM POLRES MADINA UNGKAP KASUS PEMBUNUHAN WANITA

TARGET24JAMNEWS.COM  |  MADINA — Kejadian menggemparkan terjadi di Kec. Muara Batang Gadis Kab. Mandailing Natal-Sumatera Utara. 

Fatilinna Waruwu (49) perempuan yang bekerja sebagai BHL PT. ALAM ditemukan sudah tak bernyawa dengan kondisi yang sangat mengenaskan di lokasi Blok Q Afdeling II Estate III Kebun PT. ALAM Desa Singkuang II Kec. Muara Batang Gadis Kab. Mandailing Natal.

Bermula dari menghilangnya korban sejak hari Kamis (9/08/2018) s/d Minggu (12/08/18), dan selanjutnya dilakukan pencarian oleh Pihak perusahaan PT. ALAM bersama dengan keluarga dan masyarakat mencoba mencari korban namun membuahkan hasil.

Namun, pada hari Senin (13/08/18) sekira pukul 07.00 Wib saksi berinisial S, OW,  SN, NG dan RZ sesama BHL pada saat hendak pergi bekerja dilokasi masing-masing di areal perkebunan PT. ALAM menemukan sesosok mayat yang diketahui adalah Fatilinna di Blok Q Afdeling II Estate 3 kebun PT. ALAM Desa Singkuang II Kec. Muara Batang Gadis Kab. Mandailing Natal dalam keadaan sudah tak bernyawa (meninggal dunia) dengan kondisi badan terbaring ditanah dan mengalami perut bolong, dan bokong sudah habis ( tidak ada daging lagi) dan betis sudah membusuk (tidak ada lagi daging tinggal hanya tulang) yang menghilang sejak hari Kamis lalu (09/08) dan korban ditemukan masih memakai pakaian bekerja.

Fatilinna Waruwu (49) perempuan yang bekerja sebagai BHL PT. ALAM ditemukan sudah tak bernyawa dengan kondisi yang sangat mengenaskan di lokasi Blok Q Afdeling II Estate III Kebun PT. ALAM Desa Singkuang II Kec. Muara Batang Gadis Kab. Mandailing Natal.

Ternyata, Arianus Zamassi Zai (28) seorang karyawan dari Komplek Perumahan Karyawan PT. ALAM yang tega menghabisi nyawa Fatilina Waruwu (49). 

Kasat Reskrim Polres Madina, AKP. Damos C. Aritonang saat dikonfirmasi www.target24jamnews.com mengatakan tersangka pembunuhan tersebut telah diamankan pihaknya saat hendak melarikan diri.

” Kasus ini kita ungkap berawal penemuan mayat wanita oleh warga dan selanjutnya dilaporkan kepada kita dan hasil penyelidikan diduga tersangka pelaku pembunuhan berinisial AZZ. AZZ ini bekerja sebagai karyawan PT Alam. Saat kita hendak mengamankan tersangka, AZZ mencoba melarikan diri dengan menaiki mobil Toyota Innova BK 1901 QR. Sekira sore hari pukul 15.30 wib pada hari Selasa tanggal 14 Agustus 2018 kita lakukan pengejaran dan tersangka kita lumpuhkan karena mencoba melarikan diri dan melawan petugas. Tersangka membawa senjata tajam berupa parang untuk mengancam petugas,” kata Kasat Reskrim.

Masih kata Damos, motif pelaku nekat menghabisi nyawa korban dikarenakan korban tidak memberikan pinjaman uang. 

“Tersangka mau meminjam uang kepada korban, tetapi korban tidak mberikan dengan alasan korban tidak punya uang, sehingga TSK marah dan mencekik leher korban, sehingga korban tdak berdaya dan meninggal dunia. Kemudian TSK memeriksa tas korban dan sempat menyetubuhi korban walau sudah meninggal dunia,” jelas Kasat.

Lebih lanjut kata Kasat, saat ini tersangka telah diamankan di Mapolres Madina.

” Kita amankan tersangka bersama barang bukti berupa satu buah parang, satu buah keris, dua plastik pakaian. Sebelumnya tersangka yang kita lumpuhkan mendapat perawatan di RSUD Husin di Natal,” pungkas Kasat Reskrim. (RED/PR).

Bagikan berita ini