Sekjen PPP Sebut Kubu Prabowo-Sandiaga Curi Start Kampanye

TARGET24JAMNEWS.COM |  JAKARTA – Sekjen Partai Persatuan Pembangunan (PPP) Arsul Sani menyebut kubu Prabowo-Sandiaga telah melakukan kecurangan dalam menyongsong perhelatan Pilpres 2019. Ia menuding mereka telah menggelar kampanye di luar waktu yang telah ditetapkan, yaitu 23 September 2018 mendatang.

Hal tersebut menyusul ucapan Ketua Umum Partai Amanat Nasional (PAN) Zulkifli Hasan soal ganti presiden di depan mahasiswa Universitas Muhammadiyah Jakarta (UMJ).

“Kalau dia (Zulhas) melakukan itu sekarang, siapapun pengurus partai politik, ya dia berarti mencuri start (kampanye),” kata Arsul di Posko Cemara, Jalan Cemara, Jakarta Pusat, Rabu (29/8/2018).

Menurut dia, Zulhas harus lebih bisa menjaga lisannya ketika tampil di muka umum. Sebab, beliau merupakan pemimpin lembaga negara, sehingga segala gerak-geriknya akan selalu diperhatikan.

“Beliau sebagai ketua umum PAN juga ketua lembaga negara, maka statementnya harus dikelola dengan baik,” kata Arsul

Arsul mengatakan, jika Zulhas harus sadar akan posisinya sebagai ketua MPR. Zulhas dinilai perlu mencontoh Ketua MPR 2009-2014, mendiang Taufik Kiemas (TK).

“Pak Zulhas perlu mencontoh pak TK, meskipun dia pernah petinggi partai tidak ngomong yang aneh-aneh,” jelasnya.

Sebelumnya, Zulhas berpidato dalam UKM Expo UMJ 2018 di hadapan ribuan mahasiswa. Ketua Umum Partai Amanat Nasional (PAN) tersebut melemparkan pertanyaan mengenai ganti presiden.

“Ganti Presiden atau lanjutkan dua kali, betul enggak?” kata Zulhas.

Pertanyaan Zulhas dijawab mahasiswa UMJ yang berkali-kali meneriakkan ganti presiden. “Ganti-gantian presiden,” ucap para mahasiswa.(zone/ilham)

Bagikan berita ini