SEORANG PEMUDA TUMBANG DIHAJAR DIDUGA OKNUM APARAT

TARGET24JAMNEWS.COM || DELI SERDANG – Pemuda paruh baya babak belur dihajar oknum. Pemuda yang diketahui bernama Putra Raya Lase (25) warga Jalan Galang Gang Macan Desa Pagar Merbau III Kecamatan Lubuk Pakam bersama temannya, Joko Sihotang, Putra Sinaga, Josua Nainggolan, Guntur Sijabat, Nuel Doloksaribu, Eri Purba, Rudi Simamora dan Janter Sihite mengaku dipukuli saat mengunjungi tempat hiburan Bar Deli Indah oleh 5 orang tak dikenal, pada Senin (13/5) sekira pukul 03.40Wib.

Kejadian naas yang dialami ke 9 pria warga Lubuk Pakam itu berawal saat mereka hendak keluar dari dalam lokasi Bar Deli Indah yang berada di Jalinsum Medan-Lubuk Pakam Desa Sukamandi Hulu Kecamatan Pagar Merbau. Ketika tiba didepan pintu keluar, tiba tiba 3 pria berbadan tegap dan berambut cepak langsung mendorong Putra Raya Lase hingga terjatuh. Melihat kejadian itu, teman teman Putra Raya Lase menolongnya dan bertanya pada ketiga pria yang tak dikenal itu apa permasalahannya.

Bukan jawaban yang diterima Putra Raya Lase dan kawan kawan, Tapi ketiga pria itu malah semakin brutal memukuli ke 9 pengunjung itu. Karena kondisi baru minum 5 botol miras saat di dalam Bar, ke 9 pengunjung yang tak tahu apa kesalahan mereka itu kewalahan menangkis pukulan dari ketiga pria tegap. Bahkan saat pertikaian sengit masih berlangsung, 2 pria lain tiba tiba datang dan membantu ketiga pria tegap membantu memukuli ke 9 pengunjung. Kehadiran 2 orang itupun membuat ke 9 pengunjung semakin kewalahan. Karena kalah stamina, Putra Raya Lase dan Joko Sihotang pun ditinggal lari 7 orang temannya.

Putra Raya Lase dan Joko Sihotang pun habis dihajar ke 5 pria itu hingga babak belur dan berdarah darah. Melihat kondisi yang tak seimbang itu Joko Sitohang terpaksa memilih lari. “Tak sanggup aku lagi maka kutinggalkan. Bibirku pecah, mulutku berdarah. Padahal kami sudah minta ampun tapi makin dipukuli dan ditumpangi”, kata Joko Sitohang.

Ketika disambangi di RSUD Deliserdang, Putra Raya Lase menjelaskan jika kedatangannya bersama teman ke Bar Deli Indah itu hanya untuk bernyanyi dan rileks. Bahkan menurut pengakuan anak ke 3 dari 4 bersaudara yang belum memiliki pekerjaan menetap itu tidak ada permasalahan dengan ke 5 pria tegap yang tak dikenalnya. Beruntung, salah seorang waiters yang melihat kondisinya babak belur menaikkan nya ke becak bermotor untuk diantarkan pulang. “Semua biaya disitu sudah kami bayar tapi kenapa kami malah dipukuli. Ada yang bilang yang mukuli kami itu pengawas Deli Indah”, ucap Putra sambil menahan sakit.

Sementara itu, informasi lain diperoleh, untuk menciptakan suasana kondusif dan menghormati masyarakat yang sedang menjalankan ibadah puasa, Bupati Deliserdang sudah mengeluarkan surat edaran tertanggal 29 April 2019 nomor 556/1532 tentang himbauan penutupan sementara tempat tempat hiburan umum pada hari hari besar keagamaan. (Ht).

Bagikan berita ini