TERNYATA PUNGLI YANG DIAMANKAN SUBDIT TIPIKOR DAN KRIMUM POLDASU CAPAI MILYARAN RUPIAH

TARGET24JAM.COM  |  LANGKAT — Pasca penangkapan tiga terduga pelaku Pungutan Liar (Pungli) oleh Kasubdit Tipikor Polda Sumatera Utara, AKBP. Doni Sembiring, SIK., yakni, Kevin Tarigan (21), Jaya Putra Bangun (31), Abdinta Tarigan (38), di Desa Bandar Sakti atau Desa Betengar, Kecamatan Sirapit, Kabupaten Langkat, Selasa (10/7) sekira pukul 18.35 wib, memiliki sejumlah fakta. Hal tersebut diterangkan Doni Sembiring kepada wartawan di Mapolres Binjai saat melakukan pemeriksaan terhadap tersangka tersebut. 

“Ketiga tersangka ini tertangkap tangan saat menerima sejumlah uang dari para sopir truk, yang kebetulan melintas dari daerah tersebut untuk membawa material galin C. Setiap harinya para pelaku pungli itu meminta uang senilai 30 ribu hingga 35 ribu rupiah. Dan telah beroperasi selama kurang lebih dua tahun. Jika dikalikan maka 30 ribu rupiah kali 220 truk berjumlah, Rp.6.600.000,-.Kasarnya saja jika dikalikan selama sebulan maka 30 x Rp. 6.600.000,- sama dengan Rp. 198.000.000,-. Jika ditotal selama setahun Rp. 198.000.000,- dikali 12 bulan, berjumlah Rp.2.376.000.000,-.,” papar mantan Kabag Ops Polrestabes Medan ini.

Lebih lanjut kata Doni, penangkapan berawal informasi dari masyarakat beberapa waktu lalu dan dimonitor oleh Polda Sumut selama beberapa hari.

“Kita sudah pantau beberapa hari sebelumnya, dan kita lakukan penangkapan langsung pada operasi tangkap tangan. Saya melakukan penangkapan bersama personil Direktorat Kriminal Umum Polda Sumut berdasarkan perintah Direktur Kriminal Khusus Polda Sumut, bapak Kombes.Pol. Toga Panjaitan. Kita sikapi aduan masyarakat yang resah dengan ulah para pengutip liar tersebut. Siapa sangka kutipan itu bisa capai miliran rupiah ?,” kata Doni.

Doni menambahkan, ketiga terduga diamankan bersama barang bukti, pisau cutter, uang tunai Rp. 1.915.000,-, kumpulan bon sebagai modus meminta uang, 2 rekap, dan satu unit truk pengangkut material milik korban.

“Malam ini kita berangkatkan ke Polda Sumut dan ketiganya kita lakukan pemeriksaan lebih lanjut,” imbuh Kasubdit Tipikor. (RED/TEL).

Bagikan berita ini