Tim Gabungan Dari Pemkab Deli Serdang Lakukan Tes Urine Dan Pemeriksaan Kendaraan Umum Jelang Lebaran

TARGET24JAM | LUBUK PAKAM – Tim gabungan personil Dinas Perhubungan Deli Serdang, Badan Narkotika Nasional (BNN) Deli Serdang, Sat Lantas Polres Deli Serdang, Sat Pol PP Deli Serdang, PT.Jasa Raharja, Dinas Kesehatan Deli Serdang melaksanakan test urine dan pemeriksaan kendaraan di Terminal Lubuk Pakam pada Selasa (5/6/2018).

Test urine dan pemeriksaan kendaraan ini langsung dipimpin Seketaris Daerah Kabupaten (Sekdakab) Deli Serdang Darwin Zein didampingi Kepala Balai Pengelolaan Transportasi Darat Wilayah II Provinisi Sumatera Utara Sri Hardianto, Kepala Dinas Perhubungan Deli Serdang Jannes Manurung.

Saat razia berlangsung, petugas mengarahkan bus dan angkutan kota masuk kedalam Terminal Lubuk Pakam. Di dalam terminal, petugas memeriksa surat- surat kendaraan, lampu, wipper, speddometer, rem dan spalling. Sementara supir dan penumpang yang dicurigai dilakukan test urine dan pemeriksaan kesehatan.

Sekdakab Deli Serdang Darwin Zein mengatakan kegiatan hari ini adalah test urine, pengecekan serta pemeriksaan kesiapan dan kelengkapan kendaraan. “hari ini kita test urine dan cek kesiapan dan kelengkapan kendaaran,” kata Darwin Zein.

Kepala Dinas Perhubungan Deli Serdang Jannes Manurung menerangkan dalam pemeriksaan kendaraan ini pihaknya bekerjasama dengan Balai Kementerian Perhubungan, Dinas Perhubungan Sumatera Utata, BNNK Deli Serdang, Sat Lantas Polres Deli Serdang dan Sat Pol PP Deli Serdang. “kendaraan yang tidak layak jalan tidak diizinkan melanjutkan perjalanan dan akan diuji lebih dahulu di Balai Dinas Perhubungan Deli Serdang,” kata Jannes Manurung.

Sementara bagi supir yang hasil test urinenya positif, lanjut Jannes Manurung tidak akan diizinkan melanjutkan perjalanan. “supir yang positif narkoba tidak akan diberangkatkan dan akan digantikan supir lain. Untuk uji emesi belum dapat dilakukan, kita hanya melakukan pemeriksaan manual,” ujar Jannes Manurung.

Kepala Balai Pengelolaan Transportasi Darat Wilayah II Provinisi Sumatera Utara Sri Hardianto mengapresiasi kegiatan yang dilaksanakan di Terminal Lubuk Pakam ini. “Saya sangat mengapresiasi kegiatan ini untuk keselamatan kendaraan dan penumpang. Kegiatan seperti ini juga dilaksanakan di terminal lain di Sumatera Utara”, untuk mengatasi kemacetan selama arus mudik dan balik pihaknya sudah melaksanakan rapat koordinasi dengan Dirlantas Polda Sumatera Utara. “Terkait penggunaan fungsional jalan tol akan koordinasi dengan Kementrian PUPR,” ungkapnya.

* Tujuh Orang Positif, Dua Kabur

Saat test urine, petugas BNNK Deli Serdang melakukan test urine kepada 100 orang terdiri dari supir dan penumpang. Dari hasil test urine, 7 orang terdiri dari supir dan penumpang yang hasil test urinenya positif yaitu AM (31) supir Sandhra Prima warga Desa Bandar Solok, Tebing Tinggi, MH (30) penumpang bus Chandra tujuan Kota Pinang warga Desa Batang Baruar, Kecamatan Gunung Tua,Tapanuli Selatan, GH warga Desa Barumun, Kecamatan Hadonngaran, AS penumpang bus Makmur dari Kandis yang akan pulang ke Polonia, Medan, H warga Tembung, Kampung Kolam, Kecamatan Percut Sei Tuan, BH (38) warga Jalan Bunga Raya, Gang Bersama II Lingkungan VI, Kelurahan Asam Kumbang, Kecamatan Medan Selayang, Medan dan PA (36) warga Dusun VII, Kotasan, Galang.

Namun BH dan PA berhasil kabur dan meninggalkan Terminal Lubuk Pakam. Mengetahui ada dua orang yang kabur, petugas pun berusaha mencari BH dan PA. Namun usaha petugas tidak membuahkan hasil.

Kepala BNN Kabupaten Deli Serdang AKBP Joko Susilo yang dikonfirmasi terkait adanya dua orang yang berhasil kabur saat pemeriksaan test urine di Terminal Lubuk Pakam mengaku belum mengetahui hal tersebut. “Memang ada yang kabur ya, saya akan cek dulu. Saya masih ada kegiatan di Namorambe,” kata Joko Susilo.

Dirinya pun menegaskan pihaknya akan mencari dua orang yang kabur tersebut. “Jika memang ada yang kabur maka akan kami cari,” jawab Joko Susilo.

AM salah seorang supir yang hasil test urinenya positif mengaku jika dirinya terakhir menghisap ganja pada tiga atau empat bulan yang lalu. “Aku sudah tujuh bulan menghisap ganja terakhir aku menghisap ganja pada tiga atau empat bulan lalu. Aku sudah tujuh bulan jadi supir,” sebut ayah anak tiga ini.

Sedangkan MH mengaku jika dirinya terakhir menggunakan sabu sekira sebulan lalu. “Terakhir aku isap sabu sebulan lalu, aku mau pulang ke Bagan Batu,” ujar M yang mengaku baru menikah.

Sementara informasi lain diperoleh, kelima orang yang lainnya yang hasilnya positif di rehabilitasi masing- masing empat orang di Loka Rehabilitasi BNN Deliserdang dan satu orang RSUD Deli Serdang. Selain melakukan test uring, tim gabungan juga melaksanakan pemeriksaan kesehatan terhadap 42 orang supir dan penumpang pemeriksaan kendaraan terhadap 12 bus. (Pyg).

Bagikan berita ini