TRS Kecewa, Baliho Ucapan Natal Dan Tahun Baru Dirusak

TARGET24JAMNEWS.COM || SIANTAR – Ucapan selamat hari raya Natal dan Tahun baru, yang disampaikan kalangan masyarakat lewat berbagai media, khusus baliho dan spanduk menuai rasa kecewa. Pasalnya, spanduk dan baliho yang dipasang di beberapa lokasi justru dirusak dan dicopot oleh orang tertentu. Hal ini diakui Teddy Robinson Siahaan. Spanduk miliknya yang dipasang di enam titik, raib. Selasa (25/12/18) Sekira pukul 17.00 WIB

Pria yang pernah bertarung merebut kursi Walikota di Kota Pematangsiantar tersebut menyayangkan tindakan orang yang tidak bertanggungjawab itu karena hanya menimbulkan ketidaknayamanan bagi warga Kota Siantar. Sejauh ini dirinya berharap agar apa yang dialaminya tidak terulang lagi dikemudian hari, dan untuk mengatasi itu tentu tidak lepas dari peran serta masyarakat maupun pemerintah.

“Saya pribadi memang tidak habis pikir kenapa ada orang yang jahil dengan spanduk atau baliho ucapan selamat natal dan tahun baru! Itu yang kita sesalkan karena ini kan moment tahunan. Kebetulan saya dulu pernah mencalonkan diri sebagai calon Walikota Pematangsiantar, ya wajar saja saya menyapa masyarakat Siantar khususnya menyapa puluhan ribu orang yang dulu memberikan dukungan kepada saya,” terangnya.

Moment natal dan tahun baru dalam hal menyampaikan ucapan selamat, kata TRS yang juga calon DPR RI dari Dapil III tersebut, hanya terjadi tidak lebih dari satu bulan di setiap tahunnya. Seiring dengan waktu, baliho maupun spanduk serta sejenisnya yang dipasang dikhalayak ramai akan diturunkan juga. “Kita ingin pengalam ini bisa diperhatikan. Sekecil apapun itu pemerintah harus tanggap karena persoalan kecil bisa menuai ketidaknyamanan orang di Siantar. Akibatnya timbul stagnansi pembangunan,” katanya.

Dijelaskannya, pengalaman dihadapinya bisa saja masalah dari sekian banyak persoalan yang ada. Tentu hal demikian tidak bisa dibiarkan karena hanya memperkeruh atau menimbulkan gesekan antar orang tertentu. “Artinya, jika kelak orang yang memiliki spanduk atau baliho itu mengetahui siapa yang merusak maupun mencopot apa yang dipasangnya tidak menutup kemungkinan besar terjadi hal yang merusak kedamaian,” ucapnya.(Dho)

Bagikan berita ini