UNTUK AMBIL STPL DI POLSEK MEDAN TIMUR, PELAPOR DIMINTA BAYAR KEPADA OKNUM BRIPKA RRT

TARGET24JAMNEWS.COM  |  MEDAN — Dugaan praktek Pungutan Liar (Pungli) terjadi di markas Polsek Medan Timur. Masalah ini terungkap dari warga pada saat menguruskan laporan kehilangan sepeda motor pada Oktober lalu.

Berawal kasus kehilangan sepeda motor milik salah seorang warga berinisial NS, Senin (19/10), seorang oknum Polisi yang bertugas di Polsek Medan Timur berinisal Bripka RRT, diduga meminta sejumlah uang kepada pelapor. Hal itu disampaikan NS kepada awak media www.target24jamnews.com beberapa waktu lalu.

“Bang saya sudah bayar ke kantor polisi 3 ratus tapi kenapa polisi gak mau kasih surat kehilangan, bang tolong di bantu bang,”ujar kerabat NS melalui pesan aplikasi whatsapp, Selasa (23/10).

Selain itu, pelapor juga mengeluhkan terkait kutipan biaya untuk tebus STPL atau Surat Tanda Penerima Laporan. Hal tersebut dibuktikan dengan munculnya hasil pembicaraan via whatsapp antara oknum Polisi dengan Pelapor. 

” Kayak gitu polisi jaman sekarang bang kita ya sudah susah malah di buat susah. Pada hal kemarin buat laporan minta 3 ratus kita kasih 250, ini mnta lagi polisinya,” kesal narasumber.

Hingga berita ini diturunkan, belum ada konfirmasi resmi dari pihak Polrestabes Medan.(RED/HUM).

 

Bagikan berita ini