Wagirin Ketua DPRD Sumut Dilaporkan Mahasiswa UMSU Karena Plesiran Gunakan APBD

MEDAN-Sejumlah mahasiswa UMSU melaporkan Ketua DPRD Sumatera Utara Wagirin Arman ke Badan Kehormatan DPRD Sumut atas dugaan pelanggaran kode etik, Senin (30/4/2018).

Mahasiswa mengadukan Wagirin Arman karena pergi “plesiran” ke Perancis yang tidak terjadwal dalam keprotokolan DPRD Sumut.

“Wagirin ke Perancis bersama Petinggi PDAM Tirtanadi dengan menggunakan APBD, sementara dalam pernyataannya dia diundang, tetapi kok menggunakan dana APBD?,” ujar Tengku Suhaimi, seorang mahasiswa yang melaporkan wagirin.

Selain itu, alibi Wagirin Arman menemani Direksi PDAM Tirtanadi menjadi saksi penandatanganan MoU dengan perusahaan air minum SUEZ – Perancis tidak bisa diterima.

“Karena Gubsu yang memiliki kepentingan langsung terhadap PDAM Tirtanadi tidak ikut dalam rombongan,” ungkapnya.

Oleh karenanya, Wagirin Arman patut diduga telah melanggar Kewajiban dan Etika Tata Kerja, secara melawan hukum menyalahgunakan jabatan sebagai Ketua DPRD untuk tidak melaksanakan tugas dan kewajiban sebagai anggota DPRD dan/atau menguntungkan kepentingan individu, kelompok.

“Dan korporasi tertentu seolah-olah adalah keputusan resmi DPRD Provinsi Sumatera Utara dan/atau melanggar asas-asas umum pemerintahan yang baik,” tukasnya.‎

Mahasiswa yang mengadu ke Badan Kehormatan DPRD Sumut diterima oleh Anggota BKD dari Fraksi PAN, Irwan Amin dan berjanji akan menindaklanjuti lima pengaduan yang disampaikan mahasiswa.(Jgw)

Bagikan berita ini