Zainul Siregar : Jangan Ada Diskriminasi Dalam Penertiban Papan Reklame

TARGET24JAMNEWS.COM | SIANTAR – Zainul Siregar, sebagai pengamat pemerintahan menentang keras apa yang dilakukan Satpol-PP Siantar dalam menertibkan iklan-iklan rokok yang melanggar aturan. Seperti yang dilakukan papan reklame milik PT. Galan yang menggunakan trotoar milik pejalan kaki yang berada di Kantor Telkom Dan didepan rel kereta api Siantar.

Zainul menuturkan bahwa papan reklame yang ada di trotoar pejalan kaki sudah melanggar aturan yang ada di kota Siantar.”Menurut aturan iklan reklame itu tidak bisa diatas trotoar jalan, karena trotoar jalan itu milik pejalan kaki. Dan kalau dibangun itu akan sangat menganggu pejalan kaki.”ucapnya ketika ditemui disalah satu warung yang ada di siantar, Sabtu (27/10/18)

“Kedua untuk iklan-iklan promosi ini kan sudah ada tempat-tempat tertentu, yang sudah ditentukan oleh Perda. Kalau dia sudah melanggar, dan sudah tidak sesuai dengan ketentuan peraturan, sudah ketentuan pemerintah untuk membongkar dan membuka itu”tambahnya

Sebelumnya Kasatpol PP, Robert Samosir dikonfirmasi (23/10), mengantakan” akan mencabut izin ketika pajak reklame habis. “Izinnya gak ada, tapi sudah membayar pajak. Tunggu habis pajaknya baru dicabut” (23/10).

Zainal kembali menyangkalnya dengan mengatakan bahwa itu tidak menjadi alasan untuk menertibkan iklan-iklan yang telah menyalahi aturan.”Kalau sudah seperti itu tidak ada alasan satpol PP untuk tidak membongkar. Justru jika itu dibiarkan seolah-olah satpol PP dalam penertiban iklan-iklan ini diskriminasi atau tebang pilih”cetusnya

“Diminta kepada satpol PP, untuk memberlakukan semua, mana yang melanggar aturan ya dibuka, seperti iklan Galan ini. Jangan diskriminasi apalagi dibangun di jalan trotoar”tambahnya.(Dho)

Bagikan berita ini